inilah.id

Proyek PSEL Makassar Masuki Tahap Kualifikasi, Target Rampung Maret 2023

Danny Pomanto, Walikota Makassar

Makassar, Inilah.IDPemerintah berupaya menyelesaikan lelang Pengelolaan Sampah Berbasis Energi Listrik (PSEL) Makassar.

Targetnya, bisa rampung pada Maret 2023 mendatang. Sejauh ini, tengah dilakukan penyusuaian persyaratan terhadap sejumlah investor.

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengatakan menyampaikan itu saat ditemui belum lama ini. Adapun persyaratan yang dimaksud yaitu administrasi, persyaratan teknis dan persyaratan finansial.

“Jadi kira-kira kemungkinan Maret baru ada pemenang,” imbuh Danny.

Saat ini tercatat tersisa enam konsorsium yang mengikut lelang tersebut, dua di antarnya sempat tersisih pada tahap prakualifikasi.

Mereka diketahui tak memenuhi syarat finansial dan total aset. Hanya saja pihaknya belum sesumbar terkait rincian kedua peserta ini.

Tahapan saat ini sudah memasuki tahapan kedua, atau persyaratan kualifikasi yang dimulai sejak 3 Februari lalu.

Danny mengatakan sejauh ini tren lelang ini cukup lancar dan cukup baik. Dirinya optimis dengan hasilnya.

“Jadi cukup bagus lah,” tegasnya.

Sementara itu tahap kualifikasi ini disebut masih tentatif, waktunya belum bisa dipastikan. Sebab sebelumnya beberapa peserta lelang meminta adanya perpanjangan waktu.

Sehingga ditambah kembali sebulan, maka tahapan ini setidaknya berjalan selama dua bulan.

Ketua Panitia, Lelang PSEL, Bau Asseng mengatakan, mengatakan dalam tahapan seleksi adminstrasi, teknis dan finansial nantinya akan menyisakan tiga investor.

Ketiganya akan beralih ke tahap selanjutnya, yaitu tahap optimalisasi. Pada tahap ini, sambung Bau akan diseleksi langsung oleh Kota Makassar.

“Kita pakai sistem gugur (tahap kualifikasi). Kalau dia terpenuhi semua, dia akan lulus masuk ke penilaian teknis dan penilaian finansial,” jelasnya.

Sementara itu seluruh konsorsium lelang tersebut telah meninjau langsung lokas dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dimana memang seluruh perseta telah menyanggupi pengelolaan ini.

“Itukan memang sampah yang mau dihabiskan di sana. Jadi kita bawa ke sana untuk lihat, enam konsorsium itu,” tandasnya.

Bagikan Artikel

Berita Terbaru